PDI Perjuangan Jember

Adakan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Hari Putri Lestari: Setiap Orang Wajib Mempunyai Legalitas, dan Kami Siap Bersama PDI Perjuangan Siap Membantu Sepenuh Hati

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan Hari Putri Lestari di Kecamatan Patrang, Minggu (9/10).

PATRANG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan Hari Putri Lestari mengadakan sosialisasi wawasan kebangsaan di Kecamatan Patrang, Minggu (9/10).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Widarto selaku Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember, serta ratusan masyarakat Kecamatan Patrang.

Pada sosialisasi tersebut, Hari Putri Lestari atau yang akrab disapa HPL menjabarkan tentang pentingnya pengurusan adminduk bagi masyarakat.

“Setiap orang wajib memiliki legalitas sebagai warga negara, seperti KK, KTP, Akta Lahir dan lain sebagainya yang valid,” ucapnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut juga menambahkan bahwa legalitas diri tersebut nantinya juga akan mempermudah masyarakat dalam segala hal yang bersifat administratif. Jadi ketika masyarakat kemudian menerima bantuan apapun dari pemerintah, tidak lagi terkendala masalah administratif.

“Kemarin saya menerima laporan dari kawan-kawan bahwa beberapa siswa tidak bisa mendapat Kartu Indonesia Pintar (KIP) hanya gegara NIK yang tidak valid. Kalau begini kan kasihan,” tambahnya.

Hari Putri Lestari berharap bahwa untuk kedepannya tidak akan ada lagi permasalahan seperti itu. Jika kawan-kawan menemui kesulitan, bisa hubungi saya atau datang ke kantor partai. Kami PDI Perjuangan Kabupaten Jember siap untuk mendampingi masyarakat 1×24 jam terkait masalah pengurusan adminduk.

Peserta Sosialisasi Wawasan Kebangsaan oleh Hari Putri Lestari di Kecamatan Patrang, Minggu (9/10).

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember Widarto juga mengatakan bahwa setiap orang memiliki hak untuk melegalisasi dirinya sebagai bukti bahwa mereka merupakan Warga Negara Indonesia.

“Kami dari PDI Perjuangan Kabupaten Jember menyatakan siap mendampingi kawan-kawan jika menemui kesulitan dalam pengurusan administrasi penduduk seperti pengurusan KTP, KK, Akta Lahir dan lain sebagainya,” ucapnya.

Widarto juga mengatakan bahwa selama ini banyak kader-kader banteng yang bergerak untuk mendampingi dalam pengurusan adminduk. Hal tersebut terjadi dikarenakan peralihan mekanisme dari offline menjadi online yang tidak semua masyarakat memahami terkait dengan hal tersebut.

“Kader-kader banteng Jember sudah banyak melakukan pendampingan adminduk, seperti yang dilakukan di Desa Klungkung, Sukorambi dan lain sebagainya yang tidak dipungut biaya alias gratis. Inilah bukti nyata kita para kader banteng Jember dalam terjun langsung ditengah-tengah permasalahan masyarakat,” pungkasnya.

Arif Wibowo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *