PDI Perjuangan Jember

PDI PERJUANGAN JEMBER TANAM 1.053 POHON DI MUMBULSARI DAN KENCONG

Ketua DPC PDI Perjuangan (Widarto) Bersama Struktur Partai dan Masyarakat Setempat.

JEMBER – Upaya pelestarian lingkungan terus dilakukan di Kabupaten Jember. Sebanyak 1.053 bibit pohon ditanam di dua wilayah sebagai bagian dari gerakan penghijauan dan perlindungan alam, Minggu (18/1/2026).

Kegiatan penanaman pohon tersebut berlangsung di Dusun Mandigu, Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, serta Desa Paseban, Kecamatan Kencong. Kegiatan melibatkan pengurus partai, kader, dan masyarakat setempat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, mengatakan penanaman pohon ini merupakan langkah konkret dalam menjaga keseimbangan lingkungan, terutama untuk mempertahankan ketersediaan air dan mengurangi potensi kerusakan alam.

“Penanaman pohon ini adalah investasi jangka panjang bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat di masa depan,” kata Widarto di sela kegiatan.

Bibit yang ditanam terdiri dari berbagai jenis tanaman keras dan produktif, di antaranya trembesi, alpukat, nangka, dan sirsak. Jenis tanaman tersebut dipilih karena memiliki fungsi ekologis sekaligus potensi manfaat ekonomi bagi warga sekitar.

Widarto menjelaskan, jumlah 1.053 pohon memiliki makna simbolik. Angka tersebut mencerminkan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan sekaligus menandai usia PDI Perjuangan yang telah memasuki tahun ke-53.

Ia menegaskan bahwa penanaman pohon harus disertai dengan komitmen perawatan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Menanam saja tidak cukup. Yang terpenting adalah memastikan pohon ini tumbuh dan dirawat bersama,” ujarnya.

Warga di sekitar lokasi menyambut positif kegiatan tersebut. Selain mendukung penghijauan, penanaman pohon dinilai dapat membantu mencegah erosi, menjaga sumber mata air, serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

Melalui kegiatan ini, PDI Perjuangan Jember berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan terus meningkat dan upaya perlindungan alam dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Arif Wibowo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *