PDI Perjuangan Jember

PERINGATAN HUT RI KE-78 TAHUN DPC PDI PERJUANGAN KABUPATEN JEMBER ADAKAN UPACARA PENGIBARAN BENDERA MERAH PUTIH

Jember – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) yang ke 78 tahun 2023 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Jember mengadakan upacara pengibaran bendera merah putih di depan halaman Kantor Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember. Kamis (17/8).

Tampak pada upacara tersebut pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember, 50 Komandante PDI Perjuangan Jember, PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Jember yang dengan khidmat dan tertib mengikuti rangkaian upacara bendera yang dipandu Satgas Cakra Buana Kabupaten Jember sebagai petugas upacara dan berkesempatan mengibarkan sang saka merah putih di tiang bendera di depan kantor sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember.

Dalam Sambutannya Widarto Selaku Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember yang mewakili Arif Wibowo selaku ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember sebagai Inspektur Upacara menyampaikan kutipan pidato Bung Karno pada HUT RI ke-20 Tahun 1965 tentang modal yang penting bagi bangsa dan negara adalah semangat terutama semangat kesadaran politik yang merupakan bagian dari sumber daya manusia yang harus dimiliki oleh kader pdi perjuangan serta harus ditularkan kepada masyarakat.

“Dalam pidato Bung Karno pada HUT RI ke 20 tahun 1965 salah satu modal yang penting untuk kita miliki adalah modal sumber daya manusia bukan soal modal sumber daya alam, manusia yang paling penting adalah kesadaran, kesadaran yang dimaksud pada hari ini adalah semangat kita, semangat itu ada macam-macam, namun menurut bung karno yang paling penting adalah semangat kesadaran politik, dan itulah tanggung jawab kita selaku kader PDI Perjuangan dan itu jangan sampai terhenti pada kawan-kawan PDI Perjuangan itu sendiri tapi juga harus ditularkan kepada masyarakat,” ucap Widarto.

Kemudian Widarto Juga mengatakan tema yang diambil oleh pemerintah pada HUT RI ke 78 tahun 2023 ialah terus melaju menuju Indonesia maju merupakan tantangan bagi kader PDI perjuangan. Kader PDI Perjuangan harus memberikan Pendidikan politik kepada masyarakat agar pembangunan yang dicanangkan oleh Pemerintahan Bapak Joko Widodo dalam menghadapi bonus demografi tahun 2045 dapat dilanjutkan oleh presiden setelahnya. Tidak dapat dipungkiri kepemimpinan bapak Joko Widodo pada tahun depan akan mengalami estafet kepemimpinan sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia yang berbunyi masa jabatan presiden maksimal hanya 2 periode. Dengan usainya masa jabatan bapak Joko Widodo momentum pemilu 2024 rakyat harus memilih calon presiden yang dapat melanjutkan program kerja bapak Joko Widodo.

“Sebagaimana Tema HUT RI Pada Tahun 2023 yang dicanangkan oleh pemerintah adalah terus melaju menuju Indonesia maju, maka ini tantangan juga bagi kita sebagai kader PDI Perjuangan di tahun depan estafet kepemimpinan akan berpindah, karena mau tidak mau Peraturan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia yang berbunyi maksimal 2 periode masa jabatan presiden, karenanya momentum pemilu tahun 2024 kita harus isi dengan pendidikan politik tidak hanya sekedar kampanye agar kedepan rakyat tidak salah pilih calon presiden, jika salah pilih maka program-program untuk rakyat yang dicanangkan oleh bapak Joko Widodo bisa berhenti dan ini butuh dilanjutkan sampai kita bisa menggapai cita-cita indonesia emas ditahun 2045 dan itu penting untuk kita jaga,” ujar Widarto.

Arif Wibowo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *