SUKOWONO – Pengurus Anak Cabang (PAC), Ranting, serta Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) PDI Perjuangan Kabupaten Jember mengunjungi Desa Sumberwringin Kecamatan Sukowono dalam rangka upaya penanganan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Jumat (12/8). Badan yang memang ditugasi oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember tersebut membentuk Crisis Center untuk penanganan PMK ini melakukan sosialisasi terkait upaya penanganan wabah PMK di Balai Desa Sumberwringin serta didampingi oleh PAC dan Ranting PDI Perjuangam setempat.
Selain melakukan sosialisasi, tim dari Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) beserta PAC dan Ranting PDI Perjuangan setempat berkeliling di rumah warga yang sapinya terjangkit PMK guna mempraktekan cara dan upaya penanganannya, yakni dengan melakukan sterilisasi kandang dan pemberian obat secara langsung.

“Menurut data yang kami dapatkan, hingga saat ini kurang lebih ada 75 sapi yang terjangkit wabah PMK dan 17 sapi diantaranya dinyatakan mati karena wabah PMK,” ucap Wahyu Prayudi Nugroho (Nuki) selaku kepala dari BPEK.
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa kegiatan ini menggambarkan bahwa PDI Perjuangan Kabupaten Jember turut berperan aktif dalam upaya penanganan wabah PMK di Kabupaten Jember, sehingga kita bisa pulih lebih cepat, dan bangkit lebih kuat.















